Jakarta, 13 Oktober 2026 – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai pengunduran diri mereka dari Denmark Open 2026. Turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 750 tersebut berlangsung di Odense, Denmark, pada 13–18 Oktober 2026. Kabar tersebut muncul di tengah jadwal pertandingan yang padat setelah para pemain Indonesia menyelesaikan perjuangan pada Asian Games 2026. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, sebelumnya telah menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik pemain dalam menghadapi rangkaian turnamen Eropa. Meski demikian, alasan spesifik dan konfirmasi resmi mengenai pengunduran diri Leo/Daniel masih perlu dipastikan.
Leo/Daniel sebenarnya termasuk dalam daftar pasangan ganda putra Indonesia yang dipersiapkan untuk tampil di Denmark Open 2026. Keduanya membawa modal positif setelah berhasil meraih medali emas ganda putra pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi pasangan Indonesia dalam persaingan bulu tangkis tingkat Asia. Namun, keberhasilan di turnamen besar juga diikuti tantangan menjaga kebugaran karena waktu pemulihan menuju kompetisi berikutnya relatif singkat. Situasi tersebut membuat pengaturan intensitas latihan dan kondisi tubuh menjadi perhatian utama tim pelatih.
Antonius Budi Ariantho menjelaskan bahwa persiapan pemain ganda putra menuju tur Eropa hanya berlangsung sekitar satu pekan lebih setelah Asian Games. Dengan waktu yang terbatas, program latihan lebih diarahkan untuk mempertahankan kemampuan yang telah dibangun sebelumnya. Pelatih menilai para pemain sudah memiliki kualitas teknik yang memadai untuk bersaing pada turnamen internasional. Meski demikian, kestabilan kondisi fisik tetap menjadi faktor yang menentukan kesiapan mereka menghadapi pertandingan beruntun. Pengalaman menghadapi jadwal padat diharapkan membantu para atlet menyesuaikan diri dengan tuntutan kompetisi.
Kondisi kebugaran menjadi perhatian karena Leo/Daniel baru menyelesaikan pertandingan dengan intensitas tinggi pada Asian Games 2026. Setelah meraih medali emas, keduanya harus kembali mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan-lawan kuat di turnamen Super 750. Masa pemulihan yang singkat dapat menjadi tantangan bagi atlet yang menjalani pertandingan beruntun. Karena itu, tim pelatih perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan bertanding dan pemulihan tubuh. Keputusan mengenai keikutsertaan pemain idealnya mempertimbangkan hasil pemeriksaan kondisi fisik serta kesiapan mereka menghadapi pertandingan.
Tim Indonesia telah tiba di Denmark pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sebelum memulai program latihan pemulihan sehari kemudian. Pelatih fisik Ahmad Jaelani menjelaskan bahwa latihan awal difokuskan pada peregangan, mobilitas tubuh, serta pemeliharaan kekuatan dan daya tahan. Program tersebut dirancang untuk membantu pemain kembali bugar setelah menjalani perjalanan panjang menuju Eropa. Secara umum, kondisi atlet dilaporkan cukup baik, meskipun beberapa pemain masih merasakan kekakuan pada bagian tubuh tertentu. Tidak ada keterangan yang secara khusus menghubungkan kondisi tersebut dengan kemungkinan mundurnya Leo/Daniel.
Denmark Open 2026 merupakan turnamen pembuka rangkaian kompetisi Eropa yang dijalani tim bulu tangkis Indonesia pada Oktober. Setelah bertanding di Odense, para pemain dijadwalkan melanjutkan perjuangan pada French Open 2026 yang berlangsung 20–25 Oktober. Rangkaian tersebut kemudian berlanjut ke Hylo Open 2026 pada 27 Oktober hingga 1 November. Jadwal yang berdekatan membuat pengelolaan kondisi fisik menjadi faktor penting bagi setiap atlet. Pemain dan pelatih perlu menentukan prioritas pertandingan dengan mempertimbangkan kesiapan serta target prestasi sepanjang tur.
Pada sektor ganda putra, Indonesia juga menyiapkan sejumlah pasangan lain untuk menghadapi persaingan Denmark Open. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi salah satu andalan setelah menunjukkan performa positif pada Asian Games. Selain itu, terdapat Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pasangan muda Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan turut memperoleh kesempatan bersaing di turnamen level Super 750. Kehadiran beberapa pasangan tersebut memberikan Indonesia pilihan kekuatan dalam menghadapi persaingan ganda putra internasional.
Berdasarkan jadwal pertandingan yang dipublikasikan pada Selasa, 13 Oktober 2026, Leo/Daniel masih tercantum untuk menghadapi pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, pada babak pertama. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di lapangan kedua dengan waktu pelaksanaan yang dapat berubah mengikuti jalannya pertandingan sebelumnya. Informasi ini menunjukkan bahwa status keikutsertaan pasangan Indonesia perlu dipastikan melalui pembaruan resmi penyelenggara. Apabila pengunduran diri benar-benar terjadi, perubahan status pertandingan akan tercermin dalam daftar hasil atau pengumuman terkait. Sampai terdapat kepastian tersebut, penyebab pengunduran diri tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan pernyataan pelatih mengenai kondisi fisik pemain.
Kabar mundurnya Leo/Daniel dari Denmark Open 2026 menjadi perhatian karena pasangan tersebut baru saja mencatatkan prestasi penting bagi Indonesia. Antonius Budi Ariantho sebelumnya menegaskan bahwa kondisi fisik merupakan salah satu tantangan utama setelah padatnya jadwal Asian Games dan tur Eropa. Meski demikian, informasi yang tersedia belum memastikan bahwa pasangan tersebut telah resmi mengundurkan diri maupun mengalami cedera tertentu. Kejelasan status pertandingan diperlukan agar perkembangan kondisi pemain tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru. Sementara itu, Indonesia tetap memiliki sejumlah wakil ganda putra yang siap bersaing memperebutkan hasil terbaik di Odense.





