Jakarta, 5 Mei 2026 – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak generasi muda untuk lebih peduli dan melek terhadap dunia politik. Ia menilai partisipasi aktif anak muda sangat penting agar arah kepemimpinan bangsa tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak memiliki kompetensi.
Dalam pernyataannya, AHY menekankan bahwa politik bukan sesuatu yang harus dijauhi, melainkan ruang strategis untuk menentukan masa depan negara. Ia mengingatkan bahwa rendahnya keterlibatan generasi muda dapat membuka peluang bagi individu yang tidak memiliki kapasitas untuk memegang kekuasaan.
Menurutnya, anak muda memiliki potensi besar dalam membawa perubahan positif, terutama dengan pemikiran yang lebih segar dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda untuk mulai memahami isu-isu kebangsaan, kebijakan publik, serta proses demokrasi.
AHY juga menyoroti pentingnya pendidikan politik yang sehat dan berimbang agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Ia mengajak anak muda untuk lebih kritis dalam menyaring informasi, khususnya yang beredar di media sosial.
Selain itu, ia berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat langsung dalam proses politik, baik melalui organisasi, komunitas, maupun partai politik. Keterlibatan tersebut dinilai dapat memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
Ajakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong regenerasi kepemimpinan nasional yang lebih berkualitas, sekaligus memastikan bahwa masa depan bangsa berada di tangan individu yang memiliki integritas dan kompetensi.





