Jakarta, 27 Mei 2026 – Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat diaspora Indonesia di Wisma Indonesia Paris dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut berlangsung di sela agenda kunjungan kerja Presiden di Prancis dan dihadiri oleh warga negara Indonesia yang tinggal, bekerja, maupun menempuh pendidikan di Paris dan sekitarnya. Sejak pagi hari, suasana Wisma Indonesia dipenuhi antusiasme warga yang ingin mengikuti ibadah sekaligus bersilaturahmi langsung dengan kepala negara. Banyak diaspora mengaku merasa terharu dapat merayakan Iduladha bersama Presiden di tengah suasana perantauan yang jauh dari keluarga di tanah air. Momentum tersebut juga memperlihatkan kuatnya ikatan sosial dan kebangsaan masyarakat Indonesia di luar negeri.
Usai pelaksanaan salat, Presiden Prabowo menyempatkan diri berbincang dan bersalaman dengan warga diaspora yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, sejumlah WNI tampak antusias menyampaikan salam, berbagi cerita, hingga mengabadikan momen bersama Presiden. Banyak warga menyebut kesempatan tersebut sebagai pengalaman langka dan berkesan karena dapat merasakan suasana hari raya bersama pemimpin negara secara langsung. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan di Wisma Indonesia juga menghadirkan suasana kebersamaan khas Indonesia melalui jamuan sederhana dan interaksi hangat antarwarga. Bagi diaspora Indonesia, perayaan hari besar keagamaan seperti Iduladha sering kali menjadi momen penting untuk mempererat hubungan sosial di tengah kehidupan luar negeri yang berbeda budaya dan lingkungan.
Pengamat hubungan internasional menjelaskan bahwa keberadaan komunitas diaspora memiliki peran penting dalam memperkuat citra dan hubungan sosial Indonesia di berbagai negara. Kegiatan bersama warga Indonesia di luar negeri, terutama saat momentum keagamaan dan nasional, dinilai membantu menjaga rasa kebersamaan dan identitas kebangsaan. Wisma Indonesia di berbagai negara juga sering menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, dan diplomasi yang mempertemukan masyarakat Indonesia dengan pemerintah maupun komunitas internasional. Kehadiran Presiden dalam kegiatan diaspora seperti ini dianggap mampu memperkuat hubungan emosional antara negara dan warga Indonesia di luar negeri. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat Indonesia yang tinggal di mancanegara.
Di sisi lain, pengamat sosial budaya menilai perayaan Iduladha di luar negeri memiliki makna emosional tersendiri bagi diaspora Indonesia. Jarak yang jauh dari keluarga dan suasana kampung halaman membuat momen berkumpul bersama komunitas menjadi sangat penting untuk menjaga rasa kekeluargaan. Tradisi saling bersilaturahmi dan berbagi makanan khas Indonesia saat hari raya disebut membantu mengurangi rasa rindu terhadap tanah air. Banyak diaspora merasa kegiatan bersama seperti ini memberikan semangat dan kenyamanan emosional di tengah kehidupan perantauan. Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan keagamaan bersama juga menjadi sarana memperkenalkan budaya dan nilai sosial Indonesia kepada masyarakat internasional di sekitar mereka.
Pelaksanaan Salat Iduladha bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia Paris memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Indonesia di luar negeri. Kehadiran Presiden dalam suasana hari raya tersebut dinilai memberikan kesan hangat dan memperkuat hubungan emosional dengan diaspora Indonesia. Banyak warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk menjaga hubungan antara pemerintah dan masyarakat Indonesia di berbagai negara. Momentum Iduladha juga menjadi pengingat penting mengenai nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang selalu dijaga oleh masyarakat Indonesia, di mana pun mereka berada. Dengan semangat silaturahmi yang terus dipelihara, diaspora Indonesia di luar negeri diharapkan tetap memiliki ikatan kuat dengan budaya dan tanah air mereka.





