Jakarta, 10 Mei 2026 – Sebuah kendaraan Hiace yang membawa rombongan wisatawan asal Singapura mengalami kecelakaan beruntun di kawasan wisata Bromo setelah diduga mengalami rem blong. Insiden tersebut menyebabkan empat kendaraan lain ikut tertabrak dan sempat menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian.
Kecelakaan terjadi di jalur yang dikenal memiliki medan menurun dan cukup padat oleh kendaraan wisata. Menurut informasi awal, pengemudi diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi secara normal saat melintas di kawasan tersebut.
Benturan yang terjadi menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan di bagian tertentu. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski beberapa penumpang dan pengemudi disebut mengalami syok akibat kejadian mendadak itu.
Gunung Bromo memang menjadi salah satu destinasi wisata populer yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Jalur menuju kawasan wisata tersebut memiliki karakter jalan berkelok dan tanjakan serta turunan yang membutuhkan kondisi kendaraan prima.
Petugas kepolisian dan pihak terkait segera datang ke lokasi untuk melakukan penanganan serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi secara bertahap dari lokasi kejadian.
Pengamat transportasi menjelaskan bahwa kegagalan sistem pengereman menjadi salah satu faktor yang paling berbahaya di jalur wisata pegunungan. Karena itu, pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum perjalanan dinilai sangat penting, terutama untuk kendaraan pengangkut wisatawan.
Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Indonesia. Banyak pihak berharap penanganan dilakukan cepat dan profesional agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.
Pengamat keselamatan jalan menilai jalur wisata dengan kontur ekstrem membutuhkan kesiapan kendaraan dan kemampuan pengemudi yang baik. Pemeriksaan rem, ban, dan sistem keselamatan lainnya harus menjadi prioritas sebelum kendaraan beroperasi.
Sejumlah wisatawan di sekitar lokasi mengaku sempat panik ketika kecelakaan terjadi karena suara benturan terdengar cukup keras. Namun situasi berhasil dikendalikan setelah aparat keamanan dan petugas setempat melakukan pengamanan area.
Insiden tersebut menjadi pengingat penting bagi operator transportasi wisata untuk selalu memastikan kondisi armada dalam keadaan aman dan layak jalan demi menjaga keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya di kawasan wisata.





